Moment Tutup Tahun, Nindya Atha Siswi MAN 1 Lotim Raih Juara Lomba Essai Se Bali Nusra


Dalam rangka memeriahkan HUT MAN IC Lotim di akhir tahun 2024 ini, pihak MAN IC Lotim menggelar lomba essai Se Bali Nusra. Dalam lomba ini, para siswa peserta diminta untuk mengirimkan karya tulis berupa essai yang kemudian diseleksi untuk ditentukan para pinalis yang akan mengikuti presentasi pinal.

Pada lomba ini, salah satu siswi MAN 1 Lotim atas nama Dwiadzara Nindya Atha Cahyani yang sukses menjadi pinalis dan sukses meraih juara 2. Nindya mengangkat judul “Rekonstruksi Moral Generasi Z Melalui Cerita Rakyat Dalam Bentuk Karikatur Berbasis Digital”.

Dalam essainya ini Nindya menyampaikan bahwa rekonstruksi moral generasi melalui cerita rakyat dalam bentuk karikatur berbasis digital adalah upaya menghidupkan kembali nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat dengan memanfaatkan teknologi modern. Cerita rakyat, yang kaya akan pesan-pesan seperti kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab, dapat disajikan melalui karikatur digital agar lebih menarik dengan gaya hidup generasi Z.

Karikatur digital, yang mudah diakses melalui media sosial atau aplikasi, menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan moral secara visual. Pendekatan ini tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menyesuaikannya dengan kebutuhan zaman. Inovasi ini memerlukan kolaborasi antara seniman, pendidik, dan pengembang teknologi agar keaslian cerita tetap terjaga. Dengan demikian, cerita rakyat dapat menjadi alat yang relevan untuk membangun karakter generasi di era digital, papar Nindya.

Atas torehan prestasi siswinya yang aktif di ektrakurikuler KIR ini, kepala MAN 1 Lotim M Nurul Wathoni menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Pihak madrasah akan terus suport minat bakat siswa termasuk mendorong mereka untuk ikuti kompetisi agar kemampuan dan pengalamannya bisa terus meningkat dan berkembang. Dan selain siswa mendapatkan reward dari panitia berupa sertifikat juara dan dana pembinaan tentu pihak madrasah juga berkomitmen untuk memberikan reward melalui program tebus prestasi, ungkap Wathoni