Keren, Ikuti Lomba Olimpiade Keuangan Tingkat Nasional Di OJK, Dua Siswa MAN 1 Lotim Raih Juara Dapat Reward Jutaan Rupiah


Hampir 3000an siswa setingkat SLTA Se-Indonesia, ikuti lomba olimpiade keuangan tingkat nasional yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI pada Nopember 2025 dengan dua tahapan seleksi yajni seleksi penyisihan dan pinal pada Ahad 15 Nopember 2025 dan pengumuman peraih juara dilaksanaklan pada 23 Nopember 2025 dengan hasil yang cukup membanggakan yakni dua siswa MAN 1 Lotim sukses meraih dua prestasi juara antara lain M haris Rizqon Khaer X-I berhasil meraih juara 1 dan Arsya Rifana Khalish X-J berhasil meraih juara 3.

Atas torehan prestasinya, kedua siswa MAN 1 Lotim yang selama ini aktif di pembinaan ektrakurikuler study club ekonomi dibawah binaan M. Zakaria dan Sofiatun Niswa berhasil membawa pulang reward dari pihak panitia OJK Jakarta berupa dana pembinaan jutaan rupiah, piala dan sertifikat juara dan pihak madrasah juga pasti memberikan reward sebagai bentuk suport dan motivasi siswa melalui program tebus prestasi, agar semakin semangat dan penuh kedisiplinan dalam mengikuti program pembinaan ektrakurikuler, tegas Surodiana selaku coordinator tim prestasi MAN 1 Lotim.

Ditempat berbeda, saat media ini melakukan konfirmasi kepala madrasah, M Nurul Wathoni mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya. Luar biasa, baru kelas X kedua siswa ini sudah berhasil meraih prestasi mengharumkan nama daerah dan kementerian agama NTB. Prestasi ini tentu dimudah, tapi perlu ketekunan dalam proses pembinaan disamping ketepatan strategi pembinaan dan juga dukugan penuh keluarga madrasah. Insya Alloh, selama ini berkat dukungan dan proses pembinaan yang tekun, siswa MAN 1 Lotim secara rutin dan terus menerus menorehkan ragam prestasi baik yang sifatnya akademik maupun non akademik mulai dari jenjang kabupaten, provinsi, nasional, regional. Tentu pihak madrasah memiliki kewajiban juga dapat memberikan bekal dan pengembangan minat bakat siswa sehingga berujung tercapainya prestasi dari hari ke hari, ungkap Wathoni.