Hebat, MAN 1 Lotim Sukses Raih Pengghargaan Penilaian IKPA Terbaik Se NTB Tahun Anggaran 2025 Dari DJPB Mataram


MAN 1 Lotim kembali menunjukkan kinerja penegelolaan anggaran yang baik berdasarkan penilaian IKPA yang telah dilaksanakan DJPB Wilayah NTB untuk tahun anggaran 2025. Penilaian IKPA MAN 1 Lotim yang terbaik Se NTB untuk tahun anggaran 2025 ini diserahkan pada akhir Pebruari 2026 sebauah kado akhir tahun bagi MAN 1 Lotim maupun jajaran Kemenag NTB.

Prestasi ini merupakan buah dari terbangunnya tim kerja yang maksimal dalam peneglolaan anggaran madrasah tahun anggaran 2025 di MAN 1 Lombok Timur dan ini mwerupakan pencapaian terbaik di tahun 2025 dan tentu harus menjadi motivasi semua bagi semua komponen yang terkait tata Kelola keuangan negara di MAN 1 Lombok Timur dalam mengghadapi tantangan dalam peneglolaan anggaran tahun 2026 ini, tegas M Nurul Wathono selaku mantan kepala MAN 1 Lombok Timur yang telah mengakhiri masa jabatannya pada pertengahan Janurai 2026 lalu.

Kita sudah tinggalkan sistem kerja dalam manajemen dan tata Kelola keuangan di MAN 1 Lotim dengan prestasi terbaik dan ini tentu harus terus berjalan di tahun 2026 ini agar program MAN 1 Lotim dalam ikhtiar merebut prestasi dalam semua bidang terus dapat tercapai seperti tahun-tahun sebelumnya bahkan kita berharap prestasi MAN 1 Lotim bisa semakin bertambah gemilang dengan hadirnya manajemen dan kemepemimpinan baru di MAN 1 Lotim, harap Wathoni.

Lanjut Wathoni bahwa penilaian IKPA merupakan indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku BUN untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga dari sisi kualitas implementasi perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasil pelaksanaan anggaran. IKPA merupakan RAPOR penilaian kinerja pelaksanaan anggaran satuan kerja atas pelaksanaan DIPA. Penilaian kinerja pelaksanaan anggaran dilakukan secara periodik dengan memperhatikan aspek evaluasi dan perbaikan kinerja pelaksanaan anggaran yang transparan dan akuntabel sesuai dengan ketentuan di bidang pelaksanaan anggaran.

IKPA sebagai alat monitoring dan evaluasi pelaksanaan anggaran untuk memastikan bahwa setiap satuan kerja mengeksekusi setiap belanja negara berdasarkan konsep value for money. IKPA tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen yang memungkinkan perbaikan kinerja di masa mendatang. Sebagai bagian dari implementasi sistem akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan negara, IKPA menjadi salah satu alat yang penting dalam pengawasan anggaran di sektor public.

Atas capaian prestasi yang gemilang ini, Plt Kepala MAN 1 Lotim L Dedi Mardono menyampaikan rasa sykur dan apresiasinya bahwa prestasi dalam tatakelola anggaran negara dari Kanwil DJPB Mataram yang meupakan representasi Kementerian Keuangan di NTB ini menjadi motivasi bagi kami selanjutnya karena prestasi ini dicapai untuk penegelolaan anggaran tahun 2025 maka tahun anggaran ini harus bisa kami pertahankan karena itu kami butuh dukungan semua warga madrasah terutama tim keuangan, unsur pimpinan madrasah dan tim prestasi yang selama ini behu membahu dalam menyukseskan program madrasah termasuk dalam hal peneglolaan anggaran negara sesuai regulasi yang berlaku. Anggaran negara yang kami Kelola berupa anggaran BOS yang memang diperuntukkan untuk memaksimalkan prestasi siswa dan itu telah lama dilaksanakan di MAN 1 Lotim terbukti dengan capian prestasi demi prestasi seakan tiada henti selama beberpa tahun ini dan ini harus terus berlanjut karena MAN 1 Lotim telah menasbihkan dirinya sebagai madrasah yang visi Maju, Bermutu dan Mendunia. Dan ini harus dapat dibuktikan dengan prestasi dakam semua bidang baik akademik mauoun non akademik termasuk prestasi dalam tatakelola keuangan negara. Dan atas prestasi yang diraih dalam tata Kelola anggaran 2025 ini, kami atas nama kepala MAN 1 Lotim menyampaikan penghargaan pada pimpinan seblumnya yang telah banyak meletakkan pondasi dan system kerja yang penuh prestasi yang tentu menjadi beban dan motivasi kita saat ini di MAN 1 Lotim untuk terus berkelanjutan dan berkesinambungan, harap Dedi Mardono.

Share ke WhatsApp:

Klik untuk Share